Selasa

TRADING MANUAL HASIL LAYAKNYA EA



Panduan membuat EMA untuk topik "TRADING MANUAL HASIL LAYAKNYA EA" yang diganti


hanya periodenya saja menjadi 1440, 288, 96 dan 48 lihat panah hitam dan kuning


Kita terkadang hanyut dengan indicator yang wuih luarbiasa berpenampilan indah

karena terbentuk dari gabungan bentuk dana warna ... saya juga begitu loh


Tapi setelah melihat seiring jalannya waktu rupanya DIA kasihan melihat saya

xixixixixi sebagaimana manusia biasa yang tergiur dengan gemerlapnya dunia.



Apapun indicator saat ini yang teman temin gunakan dan sudah merasa cocok

lanjutkan dan jadikan dia TEMAN HIDUP atau PASANGAN HIDUP dalam

menjalankan trading

Berapa Jumlah menit dalam 24 jam ? >>>> 1.440 menit

Sekarang kita buat EMA 1440 (MA Methode : Exponential, Apply to :Close)

EMA 288 (MA Methode : Exp, Apply to :Close) asalnya 1440 : 5 dan MA ini MA

harian di TF M5

EMA 96 (MA Methode : Exp, Apply to :Close) adlh 1440 : 15 dan MA ini MA harian

di TF M15

EMA 48 (MA Methode : Exp, Apply to :Close) adlh 1440 : 30 dan MA ini MA harian

di TF M30

sekarang penggunaannya lakukan OP saat EMA48 DAN EMA96 MEMOTONG

EMA288 dan Close saat EMA48 memotong EMA96 untuk lebih jelas coba di bikin

dan dilihat di chart

KUNCINYA : TUNGGU POSISI TERSEBUT TERJADI 10 - 20 pips tercapai Insya

Allah, dan Jangan SERAKAH

Time Frame untuk yang tidak terlalu lama pilih M1,

SEMOGA SUKSES

TAMBAHAN :

EMA 24

EMA 6

EMA 3

Insya Allah setiap terjadi Cross PROFIT...~!!!!!!!!~


FBS

- Untuk Daftar (Open Account) di FBS silahkan Kunjungi (http://fbs.com/ppw/5200)

- Selanjutnya isi Formulir Pendaftaran, Lihat Gambar dibawah untuk Cara Pengisian Form Pendaftaran FBS.

Panduan Cara Daftar Forex FBS Broker

* Setelah Form Diisi Semua, Klik Register.
* Cek email dan klik link yang ada di E-mail untuk verifikasi
* Masukan nomor Handphone tanpa angka nol
* Masukan code yang di kirim lewat sms
* Catat pincode dan phone password, karena hanya di tampilkan sekali dan tidak di kirim ke email
* Pincode di perlukan untuk Withdrawal, jangan sampai hilang
* Untuk mengetahui login Personal area, nomor login metatrader 4, dan password cek email anda

* UPLOAD SCAN KTP/SIM Anda untuk Memverifikasi akun, KLIK DISINI untuk VERIFIKASI Account FBS.

* Langkah selanjutnya untuk trading adalah Download Metatrader FBS

* Cara Deposit dan Withdraw via Bank Lokal BCA/Mandiri di FBS Klik Disini

Minggu

Script Buyer & Seller dengan TP & SL

Nama:
Buyer & Seller Script dengan TP & SL
Author:Jedimedic77
Download:
JMBUYERv2.mq4 (2.5 Kb)
JMSELLERv2.mq4 (2.2 Kb)
Script ini akan melakukan buy dan sell jika di drop pada chart. Dalam kode setiap script terdapat catatan bagaimana mengubah ukuran lot dan jumlah order setiap kali script dijalankan. Setingan default adlah TP 100 pips dan SL 100 pips.

Follow the instructions below to run this script :

  1. If you already download, please extract, don’t forget password is makepipsnow.com
  2. please copy paste all file in the indicators folder to : C:Program FilesMetaTraderexpertsscripts
  3. Please restar your meta trader, look at the navigator window on your MT4, and the script menu you’ll see it.
Note : for script sell and buy, I set TP 50 pips & SL about 100 pips, and volume about 1 lots. You can change it on MT4 or meta editor, please look pic below :

script buy sell Script For Take Profit, Stop loss & Close All Position on MT4

If you want change volume, you can change on lots, profit made (take profit) loss limit (stop loss), ok enjoy…

Sabtu

Indicator CCI dan Stoch

Dalam pasar Forex, mungkin anda pernah mendengar yang namanya Commodity Channel Index, namun dalam pengertiannya sendiri anda sudah begitu paham dengan yang namanya Commodity Channel Index ? Apabila anda kurang paham dengan pertian tersebut, maka kali ini saya akan membuat artikel seperti judul diatas.

Commodity Channel Index atau yang lebih sering disebut dengan CCI, dimana pertama kali diperkenalkan oleh seseorag yang bernama Donald Lambert, dimnaa beliau menulis sebuah artikel yang dipublikasikan pada tahun 1980. Lambert pada dasarnya adalah seorang trader komoditi. Pada awalnya indikator ini digunakan untuk mengetahui titik jenuh pada saat harga sedang berada pada tingkat titik jenuh, baik itu beli maupun jual, pada pasar komoditi. Namun seiring berkembangnya waktu, indikator ini pun dipergunakan pada pasar finansial lainnya, termasuk forex.


Tidak semua platform dapat menyediakan indikator CCI. Untuk memanggunakan indikator ini, anda bisa menggunakan platform Meta Trader 4 yang merupakan salah satu platform yang menyediakan indikator CCIDapat anda lihat pada Grafik diatas, dimana pada sebelah bawah merupakan grafik CCI. Pada indikator CCI terdapat 3 area, yaitu :
Titik Jenuh Beli (diatas 100)Pada saat grafik sedang berada pada daerah titik jenuh beli (diatas 100), merupakan saat yang tepat untuk melakukan open posisi Sell/Jual. Hal ini didasarkan pada harga tersebut yang tidak akan bergerak lebih tinggi lagi. Sehingga pergerakan harga akan lebih pasti, yaitu bergerak kebawah.

Titik Jenuh Jual (dibawah 100)Pada saat grafik sedang berada pada titik jenuh jual (dibawah -100), merupakan saat yang tepat untuk melakukan open posisi Buy/Beli. Hal ini berdasarkan pada pergerakan harga tersebut yang tidak akan bergerak lebih rendah lagi. Sehingga pergerakan harga untuk selanjutnya akan lebih pasti bergerak keatas.
Titik Tengah (diantara 100 dan -100)Sedangkan pada titik tengah, merupakan waktu yang TIDAK TEPAT untuk melakukan open posisi. Hal ini didasari karena kita akan lebih sulit memprediksi dimana pergerakan harga akan NAIK atau TURUN.
Sedangkan Pengertian Stochastic Oscillator, RSI, dan CCIPada 3 poin diatas merupakan keyword dari cara penggunaan CCI dimana pada saat anda bertrading. Namun, pertanyaannya sekarang apa yang membedakan antara Stochastic Oscillator, RSI, dan CCI. Seperti yang kita ketahui ketiga indikator ini memiliki fungsi yang sama, yaitu menentukan batas daerah titik jenuh jual dan beli. Walaupun terkadang, dalam penggunaannya RSI, CCI, dan Stochastic Oscillator tidak selalu sejalan. Maksudnya adalah ada waktu dimana RSI bisa saja berada pada daerah normal (bukan pada titik jenuh beli dan jual) melainkan CCI memberi sinyal ketika harga pasar sedang berada pada daerah titik jenuh beli. Dari segi fungsi dan penggunaan, RSI, CCI, dan Stochastic Oscillator tidak terdapat perbedaan yang signifikan. Hanya saja selama ini yang lebih dikenal ialah RSI dan Stochastic Oscillator.
Kelemahan Indikator CCI Seperti yang telah kita ketahui secara umum, bahwa tidak ada suatu indikator yang dapat terlihat pada DAERAH TENGAH yang ditandai dengan bulatan berwarna biru. Nah, apa yang terjadi? Ternyata setelah harga naik sedikit saja dari daerah titik jenuh jual kedaerah tengah, maka pergerakan harga akan kembali turun kedaerah titik jenuh jual. Hal ini mengisyaratkan bahwa indikator ini juga tidak memberikan suatu kepastian secara menyeluruh.


Stochastic Oscillator
Merupakan alat analisis ciptaan George C Lane pada akhir 50-an. Seperti namanya, nilai kisaran pada indikator ini adalah 0-100 (oscillator). Stochastic Oscillator digunakan untuk menunjukkan posisi closing relatif terhadap range transaksi dalam suatu periode tertentu. Pada dasarnya indikator ini dipakai untuk mengukur kekuatan relatif harga terakhir terhadap selang harga tertinggi dan terrendahnya selama selang periode yang kita inginkan.

Stochastic Oscillator terdiri dari dua garis yang disebut %K dan %D. Inti dari indikator ini adalah %K itu sendiri sedangkan %D adalah SMA dari %K. Bisa dikatakan bahwa %D adalah sebagai garis pengidentifikasian arah %K.

Jika kita lihat dari range Stochastic Oscillator yaitu 0-100, dapat dikatakan bahwa sebenarnya indikator ini tidaklah berbeda dengan RSI. Hanya saja dalam Stochastic perhitungan meliputi harga terendah, tertinggi dan closing price pada waktu yang ditentukan.

Secara matematis Stochastic Oscillator didefinisikan sbb:

pada periode tertentu.

Recent close = harga penutupan terakhir
Lowest Low = harga terendah selama periode yang ditentukan
Highest high = harga tertinggi selama periode yang ditentukan

Kamis

CARA BUY -SELL


Pembukaan posisi, atau memasuki pasar, adalah pertama membeli atau menjual dalam jumlah tertentu yang diperdagangkan. Posisi dapat dibuka baik oleh pelaksanaan perintah pasar atau dengan membuat perintah otomatis untuk memulai suatu posisi baru,dengan sistem pesan harga.

Untuk membuka posisi awal ada berbagai macam cara yaitu dengan cara klik kanan pada Market Watch dengan mata uang yang akan kita transaksikan, kemudian pilih New Order, atau bisa juga menggunakan pada Menu bar New Order, atau dengan cara cepat adalah klik tombol F9 pada keyboard anda, kemudian muncul kotak dialog.

Dalam bertransaksi di Forex di bagi 2 kategori dalam melakukan Open Order yaitu :
a. Instant Execution

Untuk pending order di bagi dalam 4 jenis serta pengertiannya :

Keterangan dalam gambar tersebut adalah :

Symbol → pilih pasangan mata uang yang posisi akan dibuka
Volume → menentukan volume perdagangan (jumlah lot)
Stop Loss → mengatur tingkat Stop Loss (opsional)
Take Profit → mengatur Ambil tingkat Laba (opsional)
Komentar → menulis komentar (opsional). Panjang komentar tidak boleh melebihi 25 karakter. Setelah posisi telah dibuka, komentar tersebut tidak dapat diubah
Enable maximum deviation from quoted price → mengaktifkan / menonaktifkan penggunaan deviasi. Jika broker requotes harga eksekusi order, deviasi dari harga baru dari dikutip sebelumnya akan dihitung. Pada saat itu, jika penyimpangan di bawah atau sama dengan parameter yang ditentukan, pesanan akan dilaksanakan pada harga baru tanpa memberitahu tambahan. Jika tidak, broker kembali harga baru di mana pesanan dapat dilaksanakan.
Maximum deviation → nilai penyimpangan maksimum menurut point.


Jika semua sudah di atur sesuai keinginan maka tinggal melakukan BUY atau SELL sesuai analisa anda.




Pending Order

1) Buy Limit --> Melakukan Open Buy dengan posisi harga di bawah Running (dengan kata lain pesan harga di bawah untuk Buy)
2) Sell Limit --> Melakukan Open Sell dengan posisi harga di atas Running (dengan kata lain pesan harga di atas untuk Sell)
3) Buy Stop --> Melakukan Open Buy dengan posisi harga di atas Running (melakukan Buy di atas)
4) Sell Stop --> Melakukan Open Sell dengan posisi di bawah Running (Sell di bawah)
Beberapa pending order di atas di ilustrasikan dalam gambar di bawah ini.
Pending Order biasanya di lakukan jika pada saat analisa kita tidak menghendaki harga yang sedang berjalan, dan menghendaki harga di bawah atau di atas running, jika harga yang di kehendaki di lewati running maka secara otomatis akan melakukan Open Position, sesuai perintah yang Anda rencanakan BUY atau SELL.
Untuk mendapatkan informasi lebih jelas kami sediakan E-book yang akan mendukung tulisan ini. Silahkan kunjungiDownload.