Minggu

Definisi Parabolic SAR


Parabolic SAR adalah salah satu indikator harga dalam analisa teknikal yang ditujukan untuk mengenali kecenderungan berbaliknya tren harga, sesuai dengan namanya SAR; Stop and Reverse. Alat ini pertama kali diperkenalkan oleh J. Welles Wilder, Jr, dalam bukunya "New Concepts in Technical Trading Systems. Selain berfungsi sebagai indikator reversal, Parabolic SAR juga dapat dan umum digunakan sebagai alat untuk menentukan level stop loss atau exit point.

Pengunaannya yang efektif dalam menentukan level stop membuat indikator ini sangat populer bagi kalangan trader, terutama dalam menentukan level trailing stop, level stop yang fleksibel dan dapat diubah sesuai dengan perkembangan harga.

Unsur Parabolic SAR

Sesuai namanya, Parabolic SAR merupakan indikator yang menyerupai parabola yang di bentuk melalui sederetan titik-titik.

Terdapat dua parameter yang digunakan dalam perhitungan Parabolic SAR, yang pertama adalah Step, yang merupakan angka penentu letak titik SAR terhadap harga. Semakin tinggi step tersebut, semakin sensitif indikator akan bekerja, sehingga intensitas fluktuasi SAR bergerak ke atas dan ke bawah harga menjadi tinggi dan menghasilkan banyak kesalahan atau kegalalan yang membuat prediksi atau antisipasi semakin sulit.

Unsur yang kedua adalah Maximum step, yang merupakan angka yang mengatur penyesuaian titik SAR terhadap pergerakan harga selanjutnya. Semakin tinggi angka ini, maka semakin dekat titik SAR terhadap pergerakan harga selanjutnya, dan sebaliknya semakin rendah Maximum Step maka titik SAR atau trailing stop akan semakin menjauh dari pergerakan harga.

Wilder sendiri merekomendasikan nilai step dan maximum dibiarkan dengan nilai default 0,02 dan 0,2.

Penggunaan Parabolic SAR

Seperti halnya indikator trend yang lain, Parabolc SAR bekerja dengan baik pada saat harga berada dalam kondisi uptrend atau downtrend. Sementara dalam dalam kondisi sideway Parabolic SAR sering kali menghasilkan sinyal yang gagal, atau umumnya dikenal dengan istilah whipsaw.

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Wilder sendiri merekomendasikan penggunaan Parabolic SAR harus dipandu dengan indikator trend lain, yang dapat memberikan konfirmasi apakah trend yang berlangsung memadai, baik dari sisi arah maupun kualitasnya. Wilder mengatakan trend harus dikenali dulu dengan baik, misalnya dengan menggunakan indikator ADX, baru kemudian mengambil posisi menggunakan Parabolic SAR sesuai arah trend yang sudah dikenali tersebut.

Secara umum, Parabolic SAR memiliki dua kegunaan penting;

1. Mengenali tren harga

Yang pertama adalah mengenali trend harga dengan cara mengamati pergerakan titik-titik SAR atau dot yang berada di bawah atau di atas pergerakan harga.
a. Trend naik dapat diidentifikasikan jika Harga bergerak di atas SAR,
b. Sementara trend turun dikenali jika Harga bergerak di bawah SAR.
{break}
2. Entri dan exit

Yang kedua adalah mengenali entri dan exit melalui pengamatan terhadap harga yang melewati titik-titik SAR bagian atas atau bawah.
a. Beli ketika harga melewati titik SAR bagian atas.
b. Jual ketika harga melewati titik SAR bagian bawah.
c. Sinyal Exit atau Stop muncul ketika sinyal masuk posisi berlawanan terjadi.

parabolic SAR

Scalping yuk...mari..

Bosenkan klo market lagi sideways??? tapi jangan frustasi, mari kita mengambil keuntungan dari pasar yang bergeraknya cuma bolak balik doang.. hehehe.. namaya metode scalping...

Metode ini saya gunakan untuk mengumpulkan 10-20 pips Per Open Posisi nya....
Langsung aja ya,, gini caranya :

Indikator yang digunakan
1. SMA 200
2. Parabolic SAR dan,
3. W%R
TF nya 15 M aja.

Perhatikan gambar dibawah ini



cara kerjanya gampang kok :
Lakukan entry sell pada saat harga berada diatas SMA 200, Parabolic SAR berada di atas Candel dan W%R berada di area sell..
sebaliknya, Lakukan entry buy saat harga berada dibawah SMA 200, Parabolic SAR berada dibawah Candel dan W%R berada di area Buy...

gampang bukan??.. selamat mencoba ya.
Kalo anda suka dengan artikel ini jangan lupa tinggalkan komentar...
Salam Sukses...

Bagaimana Menggunakan Pending Order Dalam Trading Forex

Penjelasan order pending perlu saya rinci, biar Anda lebih jelas. Karena order ini sangat vital bagi para trader dalam melakukan transaksi. Terlebih trader pemula, harus paham sepaham-pahamnya.

BUY STOP

Memasang (dengan membooking) BUY Diatasnya harga yang sekarang sedang berjalan, dengan harapan bila grafik running price bergerak naik ke suatu titik tertentu, dan di titik tersebut akan otomatis dipasang Buy dengan harapan agar grafik dapat bergerak naik lagi supaya mendapatkan profit.Caranya, klik new order (pastikan di depan anda adalah pasangan mata uang yang benar-benar anda ingin order pending), perhatikan pada type: yakni pilih order pending, kemudian pilih tipe: pilih yang Anda inginkan; buy stop, kemudian pada harga klik keatas, tempatkan pada harga yang Anda inginkan. Pada kolom order terdapat Take Profit, Anda bisa klik ke atas (karena Anda pesan harga diatas/buy) pilih misalnya 12 pips. Kalau mau pasang stop loss, pada kolom order pilih Stop Loss silahkan di klik ke bawah, karena untuk membatasi kerugian jika harga meluncur tajam tetapi harga turun. Kalau terjadi invalid order, artinya harga terlalu dekat dengan Take Profit, atau Stop loss, maka perlu diperjauh lagi Take Profitnya atau Stop Lossnya.. Akhiri dengan klik "place" atau "pasang"

SELL STOP

Memasang (dengan membooking) SELL Dibawahnya harga yang sekarang sedang berjalan, dengan harapan bila grafik running price bergerak turun ke suatu titik tertentu, dan di titik tersebut akan otomatis dipasang Sell dengan harapan agar grafik dapat bergerak turun lagi supaya profit. Caranya, klik new order (pastikan di depan anda adalah pasangan mata uang yang benar-benar anda ingin order pending), perhatikan pada type: yakni pilih order pending, kemudian pilih tipe: pilih yang Anda inginkan; sell stop, kemudian pada harga klik kebawah tempatkan pada harga yang Anda inginkan. Pada kolom order terdapat Take Profit, Anda bisa klik ke bawah (karena Anda pesan harga di bawah/sell) pilih misalnya 12 pips. Kalau mau pasang stop loss, pada kolom order pilih Stop Loss silahkan di klik ke atas, karena untuk membatasi kerugian jika harga meluncur naik tajam tetapi harga naik. Kalau terjadi invalid order, artinya harga terlalu dekat dengan Take Profit, atau Stop loss, maka perlu diperjauh lagi Take Profitnya atau Stop Lossnya.. Akhiri dengan klik "place" atau "pasang"

BUY LIMIT

Memasang (dengan membooking) BUY Dibawahnya harga yang sekarang sedang berjalan, dengan harapan bila grafik running price bergerak turun ke suatu titik tertentu, dan di titik tersebut akan otomatis dipasang Buy dengan harapan agar setelah itu grafik dapat bergerak naik supaya profit. Caranya, klik new order (pastikan di depan anda adalah pasangan mata uang yang benar-benar anda ingin order pending), perhatikan pada type: yakni pilih order pending, kemudian pilih tipe: pilih yang Anda inginkan; buy limit, kemudian pada harga klik kebawah, tempatkan pada harga yang Anda inginkan misal 15 pips/point. Pada kolom order terdapat Take Profit, Anda bisa klik ke atas (karena Anda pesan harga menginginkan keatas/buy) pilih misalnya 12 pips. Kalau mau pasang stop loss, pada kolom order pilih Stop Loss silahkan di klik ke bawah dari harga yang di pesan, karena untuk membatasi kerugian jika harga meluncur tajam tetapi harga turun. Kalau terjadi invalid order, artinya harga terlalu dekat dengan Take Profit, atau Stop loss, maka perlu diperjauh lagi Take Profitnya atau Stop Lossnya.. Akhiri dengan klik "place" atau "pasang"

SELL LIMIT

Memasang (dengan membooking) SELL Diatasnya harga yang sekarang sedang berjalan, dengan harapan bila grafik running price bergerak naik ke suatu titik tertentu, dan di titik tersebut akan otomatis dipasang Sell dengan harapan agar setelah itu grafik dapat bergerak turun supaya profit. Caranya, klik new order (pastikan di depan anda adalah pasangan mata uang yang benar-benar anda ingin order pending), perhatikan pada type: yakni pilih order pending, kemudian pilih tipe: pilih yang Anda inginkan;sell limit, kemudian pada harga klik keatas, tempatkan pada harga yang Anda inginkan misal 15 pips/point. Pada kolom order terdapat Take Profit, Anda bisa klik ke bawah (karena Anda pesan harga menginginkan kebawah/sell) pilih misalnya 12 pips. Kalau mau pasang stop loss, pada kolom order pilih Stop Loss silahkan di klik ke bawah dari harga yang di pesan, karena untuk membatasi kerugian jika harga meluncur tajam tetapi harga naik . Kalau terjadi invalid order, artinya harga terlalu dekat dengan Take Profit, atau Stop loss, maka perlu diperjauh lagi Take Profitnya atau Stop Lossnya.. Akhiri dengan klik "place" atau "pasang"


Anda bisa menggunakan Strategi hanya cukup menggunakan trendline pada D1 untuk menentukan titik S/R dan resistance dan kemudian kita OP limit order pada level tersebut.

Untuk SL cukup 30 pips saja, sedangakan untuk TP Anda bisa ambil misalnya 10 pips.

Semoga Berguna. Jangan lupa tinggalkan komentar anda untuk meningkatkan kualitas blog ini dalam pembahasan trading forex.

Salam Sukses.

Athalia Scalping Strategi

Indikator yang digunakan adalah :
Exponential Moving Average periode 5 apply to High (Blue)
Exponential Moving Average periode 5 apply to Low (Red)
MACD (12,26,9)

Rule :
Di TF 30M kita melihat MACD sudah cross sebelumnya dan harga dimulai dengan close diatas upper channel (OP BUY) dan close dibawah lower channel (OP SELL) disinilah memulai menentukan TREND. Dalam hal ini kita sebut TREND UP untuk posisi OP BUY dan TREND DOWN untuk posisi OP SELL.
Kemudian di TF 5M kondisi MACD sudah cross
Untuk posisi pertama kali langsung open setelah harga close diatas upper channel (TREND UP) dan langsung open posisi setelah harga close dibawah lower channel (TREND DOWN) yang konfirmasinya ada di TF 5M.
OP posisi berulang ketika harga setiap kali menyentuh upper channel (untuk TREND DOWN) dan lower channel (TREND UP) dengan melihat MACD di arah yang sama (sesuai TREND) dapat dilihat pada TF 5M.
Exit :
Di TF 5M terjadi cross MACD
Di TF 30M ada perubahan cross MACD
Target 15 poin minimal, maksimal perubahan cross MACD di TF 5 M atau 30M
StopLoss :

Untuk open posisi yang pertama dan berulang stoploss diletakkan 15 poin dari High atau Low pada candle/bar yang telah dijadikan entry, yaitu diatas upper channel (TREND DOWN) dan dibawah lower channel (TREND UP)

NB: hanya saja untuk scalping saya memang benar2 tidak pernah menggunakan pasangan TF yang lebih besar dari TF 30.

Pemilihan Time Frame

Pada kali saya akan mengulas, (copas) artikel yang cukup menarik dari "Sob Kunay" seorang profesional trader tentang hubungan grafik dan time frame. Banyak trade pemula yang bingung menggunakan time frame yang tepat dalam penentuan / penggunaan indicator yang disesuaikan dengan time frame. Berikut ini 20 kunci bagaimana Hubungan Chart dan Time Frame.
Cara melihat dengan baik charting dan relation of chart and TF power.
TF adalah pintu utama sebuah system trading.
Kita melihat pergerakan pasar dalam satu hari sekaligus dalam bentuk 1 bar dan ini artinya adalah kita melihat pergerakan market dalam view 1 bulan dan 1 tahun
Disini pola chart yang terjadi adalah 1 bulan dan 1 tahun, dan disini orang suka salahmengartikan dalam system tradingnya
Padahal jelas masing2 TF memiliki persepsi berbeda
Begitu juga dengan TF 4H artinya adalah kita memahami.... pergerakan pasar dalam waktu 1 minggu dan 1 bulan
Sedangkan 30m , 15m,5m adalah intraday / harian
Entry , tentu saja bergantung TF yang kita gunakan
Begitu juga dengan SL dan TP
Disini diperlukannya pemahaman menyeluruh tentang sebuah pandangan utuh tentang TF sehingga kita bisa menentukan dengan bijak kapan kita SL atau locking, sebab setiap TF memiliki res/sup masing2, dan inilah yang kemudian membuat terjadinya chanel dan sejenisnya
Pemahaman secara menyeluruh ini... memberikan kita informasi yang komplit, sehingga kita setiap saat bisa menunggangi market movement, dan tidak ada keragu-raguan atas tanda "MERAH" di meta kita, sebab jika anda menggunakan SL, dan kemudian muncul tanda merah!
So kembali lagi ke dasar system trading yang masing-masing digunakan... diset TF berapakah mereka itu, dan inilah alasannya... kenapa kadang sebuah system trading tidak memberikan trigger yang baik ketika di TF tertentu
Hal ini terlintas sederhana = menganalisa semua TF, namun justru disini kekuatan sebuah analisa
Misalkan chart pattern triangle, dia kadang muncul di TF 5M, 15M, 30M atau 1H, namun dia sangat jarang terjadi di TF 4H, alasannya sederhana sebab range 4h ssangt besar
Sedangkan Triangle adalah chart pattern yang menunjukkan konfirmasi kapan harga akan berubah, oleh sebab itulah triangle akan sering terlihat di TF 1h kebawah
Namun lain dengan chanel, justru dia lebih sering terlihat di TF 30m , 1h dan 4h
Hanya dengan kemampuan ini maka kita bisa sangat fleksibel melihat market, dan lebih arif dalam menentukan SL , TP maupun Lock
Untuk entry maka anda akan melihat sesuatu yang indah, yaitu dimana SL < TP (SL = 20% TP), dan disini kesabaran anda dibutuhkan.
Kesimpulannya adalah... jangan terjebak di TF itu sendiri, karena TF memiliki karakter.... dan jika karakter ini tidak kita pahami... bersiap-siaplah kehilangan materi.
So kembali lagi ke pertanyaan dasar , Apakah System trading anda sudah sesuai dengan TF yang ada... dan apakah analisa anda sudah menyeluruh secara lintas TF!!! done...selesai

Pertanyaan:
ada rumus nggak untuk menentukan TF? 1. yang pasti rumusannya adalah... 4h= weekly monthly market, 1h=daily weekly market, 5,15,30m = intraday
Maksudnya gini...misalkan tf 4h, ketika kita entry disini... ya jangan berharap akan TP dalam waktu satu hari... karena dia menghitung perjalanan W dan MN

Long Term Trading vs Intra-Day vs Scalping

Dalam perdagangan forex dikenal beberapa metode trading yang biasa digunakan trader.
Setiap trader mempunyai favoritnya masing-masing. Manakah yang menjadi favorit anda?

Long Term trading
Seorang long term trader akan menahan posisi open untuk jangka waktu yang lama, bisa beberapa minggu bahkan hingga bulanan. Close transaksi baru dilakukan jika profit yang dihasilkan sudah sesuai target.

Untuk trader tipe ini, floating minus hingga 100 pips adalah hal biasa dan tidak menjadi pemikiran. Mereka sudah memperhitungkan bahwa account trading mereka bisa menahan posisi minus hingga ratusan bahkan sampai ribuan pips. Setingan Stop Lost dan Take Profit sampai ratusan pips.

Dengan long term strategi, keuntungan satu kali trading bisa sangat besar. Untuk analisa kapan harus masuk pasar juga tidak terlalu memusingkan, karena yang menjadi bidikan adalah trend pergerakan jangka panjang.
Yang jelas dengan trading model ini, tekanan emosi/psikologis menjadi tidak begitu besar. Trader juga tidak perlu setiap hari mengecek chart.
Metode ini sangat cocok untuk orang yang sibuk dan bermodal besar.

Keuntungan:
Tekanan psikologis jauh lebih kecil.
Tidak perlu mengawasi chart setiap hari.
Analisa lebih sederhana, lebih ke arah analisa fundamental.

Kekurangan:
Perlu modal besar agar tradingnya aman dan profit yang dihasilkan sesuai dengan lamanya waktu investasi.
Perlu pemahaman lebih tentang analisa fundamental, ikuti perkembangan ekonomi lewat berbagai media cetak dan televisi; Bloomberg, CNBC dll.

Intra-Day
Trader dengan tipe ini hanya menahan posisi open untuk jangka waktu pendek, dalam sehari biasanya sudah close transaksi. Terkadang molor sampai 2-3 hari karena posisi masih floating.
Trader perlu memperhitungkan pergerakan rata-rata harian untuk pair mata uang yang menjadi spesialisasi.
Besarnya Stop Loss dihitung sesuai dengan maksimal loss yang ditolerir dan mempertimbangkan pergerakan rata-rata harian pairs bersangkutan.

Keuntungan:
Tidak perlu modal besar.
Kekurangan:
Perlu pemahaman lebih tentang analisa teknikal dan fundamental.
Harus sering-sering cek chart mata uang.
Perlu mengawasi fundamental news yang akan dirilis.
Tekanan psikologis lebih besar.

Scalping
Sebagian besar trader menyukai tipe ini, hanya mengambil profit 5-10 point kemudian close transaksi. Untuk memperbesar profit maka transaksi harus sering dilakukan, tapi sayangnya dengan semakin banyak transaksi, resiko kehilangan uang juga semakin besar.

Analisa teknikal harus matang dengan memperbanyak signal forex sebagai pemandu. Trader tipe ini perlu menghindari fundamental news dan tidak melakukan transaksi saat news dengan “High impact” akan di rilis. Selain itu pairs yang ditradingkan sebaiknya pairs dengan spread kecil.

Keuntungan:
Tidak perlu modal besar
Kekurangan:
Perlu mengawasi chart setiap detik, lengah dikit hilang profit. ;-)
Pairs yang ditradingkan juga terbatas, dengan pertimbangan hanya mengambil pairs dengan spread kecil (EURUSD, GBPUSD).
Harus siap spot jantung, dan kepala cenut-cenut saat posisi sedang floating minus. :

Mana yang lebih menguntungkan diantara ketiga metode ini? Jawabanya tentu tergantung dari masing-masing trader. Anda perlu mencoba ketiga metode ini dan menentukan mana yang cocok dengan gaya trading anda.
Terlepas dari itu semua, untuk bisa sukses di forex anda perlu “Super Disiplin” dalam menerapkan risk management. Berlatih.. berlatih.. dan terus berlatih..

Semoga bermanfaat..

Apa itu Pivot Points??

Dalam trading tentunya akan sangat menyenangkan kalau kita memiliki peta yang dapat memberikan gambaran dimana suatu posisi suatu lever harga secara relatif terhadap kondisi pasar dan kemana saja kemungkinan pergerakan-pergerakan mata uang berdasarkan kondisi pasar tersebut. Peta semacam ini akan sangat membantu kita dalam memutuskan transaksi apa saja yang bisa diambil untuk memperoleh keuntungan.

Pivot point adalah teknik yang dikembangkan oleh para pialang saham di lantai bursa, yang dapat membantu kita melihat dimana letak suatu level harga secara relatif terhadap situasi dan dinamika pasar yang terjadi sebelumnya.

Sesuai dengan arti katanya, pivot point berarti titik atau batas dimana suatu pergerakan harga akan berbalik arah. Dalam forex, pivot point adalah level dimana sentimen pasar berubah dari 'bullish' (naik) menjadi 'bearish' (turun) atau sebaliknya. Pivot point bersifat seperti support atau resistance, harga yang bergerak mendekati titik ini akan mendapat perlawanan dan akan berbalik arah. Tetapi jika harga berhasil menembus dan bergerak melewati titik ini, pergerakan itu akan berlanjut terus hingga mencapai pivot point berikutnya.

Para trader profesional seringkali menggunakan pivot point ini untuk mengidentifikasi level-level support dan resistance yang penting. Secara sederhana dapat dikatakan, pivot point dengan semua level-level support dan resistance-nya adalah wilayah dimana arah pergerakan mata uang memili kemungkinan untuk berubah.

Pivot point terutama sangat bermanfaat bagi para trader harian yang sering memanfaatkan gerakan-gerakan kecil yang terjadi di pasar untuk meraih keuntungan. Pada kondisi pasar 'range-bound' pivot point digunakan untuk memperkirakan batas atas da batas bawah gerakan mata uang, sedangkan pada pasar yang trending pivot point digunakan untuk memperkirakan level dimana harga akan bergerak lepas (breakout).

Ini contoh pivot point dari chart 1 jam pada mata EUR/USD:'


pivots (12K)

Menghitung Pivot Point
Pivot point dan level-level resistance serta support-nya dihitung dengan menggunakan harga-harga pembukaan, tertinggi, terrendah, dan penutupan dari sesi trading sebelumnya. Karena pasar forex aktif terus-menerus selama 24 jam, trader menggunakan patokan penutupan pasar New York (21.00 GMT) sebagai patokan waktu penutupan bursa mata-uang.

Pivot point dihitung dengan rumus sebagai berikut:

Pivot point = (High + Low + Close) / 3

Sedangkan level support dan resistance dihitung sebagai berikut:

Support pertama (S1) = (2*PP) - High

Resistance pertama (R1) = (2*PP) - Low

Support kedua (S2) = PP - (high - Low)

Resistance kedua (R2) = PP + High - Low)

Pada umumnya anda tidak perlu repot-repot menghitung ini, software chart yang disediakan oleh broker biasanya memiliki fasilitas untuk menghitung pivot point ini.

Ada banyak software malah memberikan tidak hanya ke-5 titik tersebut tapi lebih jauh lagi menambahkannya dengan support dan resistance ketiga (S3 & R3). Memang titik-titk tambahan itu sudah tidak signifikan seperti kelima titik yang utama, tapi tidak salah juga kalau diikutkan sebagai pelengkap.


full-pivot-points-s (14K)

Trading Menggunakan Pivot Point

Pivot point adalah daerah harus mendapat perhatian saat melakukan analisa pasar karena pivot point ini adalah level support atau resistance yang paling signifikan. banyak trader berpengalaman menunggu di level ini untuk melakukan transaksi.

Pada saat harga bergerak mendekati pivot point banyak trader yang mulai masuk pasar untuk mengambil posisi, beli ataupun jual, dan menetapkan target keuntungan (take profit) serta batas kerugian (stop loss). Secara umum jika harga berada di atas pivot, maka pasar dianggap bullish (naik). Sebaliknya jika harga berada di bawah pivot, pasar dikatakan bearish (turun).

Apabila harga tertahan di bawah pivot point (PP) dan ditutup pada level tersebut, hal itu merupakan alasan yang cukup baik untuk mengambil posisi ;jual' dengan stop-loss beberapa point di atas PP dan target profit di sekitar S1.

Akan tetapi jika harga bergerak turun terus dan menembus S1, dari pada menutup transaksi anda dapat memindahkan 'stop-loss' beberapa point di atas S1 dan meletakkan target profit berikutnya pada S2. Biasanya S2 adalah level terrendah dari pergerakan mata uang harian dan menutup transaksi pada level ini adlah langkah yang bijaksana.

Hal yang sebaliknya terjadi apabila harga berada di atas pivot point dan ditutup pada level itu. Anda bisa mengambil posisi beli dengan stop-loss di bawah pivot point dan target profit beberapa point di bawah R1. Tapi apabila harga naik dengan kuat dan menembus R1, stop-loss bisa dinaikkan dan ditempatkan di bawah R1 sementara itu target profit bergeser ke level R2.

Kekuatan dari support dan resistance pada berbagai pivot level ditentukan oleh berapa kali suatu harga mencapai level itu dan kemudian berbalik arah.

Semakin sering harga mencapai level itu dan kemudian berbalik arah maka semakin kuat pivot level tersebut.

Jika pergerakan harga bergerak naik mendekati resistance, anda bisa mengamati kapan harga akan berbalik arah turun. Saat harga bergerak turun anda bisa mengambil posisi jual dengan stop-loss ada di atas resistance. Tapi adakalanya gerakan naik ini cukup kuat dan resistance dapat tertembus sehingga stop-loss anda terkena. Ini adalah resiko dalam forex. Tapi apabila gerakan itu anda percaya begitu kuat, anda bisa mengambil posisi beli saat harga menembus resistance. Pada kondisi ini resistance berubah menjadi support sehingga anda bisa memasang stop-loss di bawah level support yang baru (yaitu yang sebelumnya adalah resistance). Dengan cara ini kerugian yang anda alami pada transaksi awal dapat tertutupi keuntungan yang anda raih pada transaksi kedua.

Hal yang serupa bisa anda lakukan jika harga bergerak turun mendekati support. Saat harga mulai berbalik arah dan bergerak naik anda dapat melakukan transaksi beli dengan stop loss di bawah garis support.

Pivot Points dan Kondisi Trading Sesungguhnya

Pivot point seringkali berhasil karena ada banyak trader yang juga percaya pada teori ini dan menetapkan pivot point pada level yang kurang lebih sama. Sehingga saat harga bergerak mendekati level ini ada banyak trader yang mengambil reaksi yang serupa sehingga harga cenderung berbalik arah.

Tapi bagaimanapun ada banyak kasus dimana pivot point tidak berhasil sama sekali. Biasanya ini terjadi saat ada data atau berita fundamental yang membuat harga cenderung bergerak dengan trend yang kuat dan para trader banyak yang mengabaikan segala bentuk resistance dan support.

Oleh karena itu apapun kondisinya tidak ada strategi yang lebih baik dari pada ini: ikuti trend yang terjadi di pasar. Jadi apabila kondisi pasar normal dan harga bergerak dalam batasan support dan resistance, lakukan transaksi dengan mengikuti pola itu. Demikian juga jika terjadi trend yang kuat dan harga bergerak ke satu arah, lupakan soal support dan resistance, ikuti saja trend.

Tips Penggunaan Pivot Point
Penggunaan pivot point dalam forex cukup luas dan teorinya banyak berhasil karena banyak trader dan investor yang menggunakannya. Tapi dalam prakteknya ada cukup banyak varian dalam menentukan titik-titik ini sekalipun garis besarnya kurang lebih sama.

Salah satunya adalah varian penghitungan support dan resistance, yaitu dengan mengambil titik tertinggi (high) dan titik terrendah (low) dari dua sesi sebelumnya. Sementara itu perhitungan pivot point tetap menggunakan rumusan standar. Dengan demikian titik-titk pivot point yang dipakai adalah:

LOPS1, low of the previous session (titik terrendah sesi H-1).
HOPS1, high of the previous session (titik tertinggi sesi H-1).
LOPS2, low of the session before the previous session
(titik terrendah H-2).
HOPS2, high of the session before the previous session
(titik tertinggi H-2).
PP, pivot point.
Level-level ini lebih menggambarkan kodisi support dan resistance yang ada dipasar dibandingkan dengan support dan resistance yang diturunkan dari rumus matematis.
Jika harga diperdagangkan di atas PP, maka kemungkinan harga ada dalam trend naik. Jika harga diperdagangkan di atas HOPS1 atau HOPS2, maka harga sedang dalam trend naik. Strategi trading yang menguntungkan adalah posisi beli.
Sebaliknya jika harga diperdagangkan di bawah PP maka ada kemungkinan terjadi trend turun. Jika harga ada di atas LOPS1 atau LOPS2, maka harga sedang dalam trend turun. Pada kondisi ini strategi terbaik adalah posisi jual.
Latar belakang psikologis yang ada pada pendekatan ini cukup sederhana saja. Jika karena satu dan lain hal harga tidak berhasil melampaui suatu level tertentu pada sesi sebelumnya, maka level tersebut cenderung akan menjadi pertimbangan para trader dalam memperhitungkan support dan resistance. Ada kemungkinan cukup besar level tersebut sulit ditembus dan harga berbalik arah.

Penetapan level-level pivot point dengan cara ini dapat diterapkan pada kondisi harga yang trending maupun datar (sideways). Di bawah ini beberapa tips yang dapat membantu anda untuk mengambil keputusan berdasarkan pemetaan pasar dengan menggunakan pivot point:

Jika harga ada di PP, perhatikan kemungkinan gerakan menuju R1 atau S1.
Jika harga ada di R1, perhatikan kemungkinan harga berbalik arah ke PP atau gerakan berlanjut ke R2.
Jika harga ada di S1, perhatikan kemungkinan harga berbalik arah ke PP atau gerakan harga berlanjut ke S2.
Jika harga ada di R2, perhatikan kemungkinan harga bergerak kembali ke R1 atau berlanjut ke R3.
Jika harga ada di S2, perhatikan kemungkinan harga bergerak kembali ke S1 atau berlanjut ke S3.
Jika tidak ada berita atau faktor fundamental yang signifikan, harga biasanya bergerak dari PP ke S1 atau R2 dan berbalik lagi.
Jika ada berita atau faktor fundamental yang signifikan, harga biasanya cenderung menembus R1 menuju R2, atau bahkan R3 jika trend naik. Dan pada trend turun harga cenderung menembus level S1 menuju S2, atau bahkan S3.
Dalam kondisi normal S3 dan R3 merupakan batas maksimum pergerakan harga yang mungkin pada satu sesi trading. Level ini hanya tertembus jika terjadi kondisi ekstrem di pasar mata uang.


putus asa dalam trading?

Kekalahan demi kekalahan menjadi menu utama dalam trading anda. Apapun yang anda lakukan menjadi salah pada akhirnya. Dalam kondisi seperti itu wajar sekali untuk merasa down dan putus asa. Tidak usah malu-malu untuk mengakuinya. Saya rasa hampir setiap trader pernah mengalami masa-masa seperti itu. Bahkan ada yang berpendapat, jika seorang trader tidak pernah mengalami pahitnya keterpurukan berarti dia bukanlah seorang trader sejati.

Jika anda sekarang merasa stres dan sulit untuk mencapai peak performance ada beberapa hal yang bisa anda lakukan untuk mencapai kembali peak performance anda.

Pertama adalah review kembali trading goal anda. Jika anda sedang dalam kondisi terpuruk, akan sangat berbahaya jika anda melakukan big trade. Cobalah dengan membuat beberapa small trade dan jangan berharap terlalu banyak. Anda akan menjadi terpuruk jika memiliki harapan yang besar dan tentu saja melibatkan uang yang besar pula. Rendahkan standar anda dan janganlah membuat tujuan anda menjadi sesuatu yang sulit atau bahkan mustahil. Dengan merendahkan standar/tujuan anda, berarti anda memperbesar kemungkinan untuk mencapai keberhasilan, dan ketika anda merasa berhasil, maka anda akan merasa lebih baik.

Kedua, ingat kembali masa-masa indah anda. Kenanglah pencapaian-pencapaian terbaik yang pernah anda lakukan dalam trading. Ketika anda merasa terpuruk dan putus asa, anda akan berpikir bahwa anda adalah seorang trader yang buruk. Bahkan untuk sekedar membayangkan meraih profit pun anda sudah tidak mampu. Pikiran seperti ini bisa mempermainkan otak anda ke arah negatif dan pesimisme. Kenanglah kembali peristiwa-peristiwa bahagia dalam trading anda. Dengan mengenang seperti ini, akan membantu anda untuk mengenyahkan pikiran-pikiran negatif yang bisa merusak diri dan akun anda.

Ketiga, katakan kepada diri anda perkataan-perkataan yang menyemangati/memotivasi. Misalnya dengan berkata di depan cermin bahwa anda adalah seorang trader yang berbakat. Katakan bahwa anda bisa untuk menang. Dengan melakukan sugesti kepada diri anda, anda akan terbantu untuk menumbuhkan optimisme dalam diri anda.

Mungkin akan menjadi naif jika anda berpikir positif dengan bisa melakukan keajaiban, tapi dengan memiliki pikiran yang positif anda akan kembali ke jalur yang benar dan anda bisa untuk maju lagi ke depan melanjutkan perjalanan anda. Jika anda sekarang sedang terpuruk, bawa diri anda keluar dan jangan biarkan keterpurukan itu menghalangi anda untuk melangkah ke depan. Dengan melakukan ketiga hal tersebut di atas anda dapat bangkit dan memperoleh kembali kepercayaan diri yang anda butuhkan untuk trading profitable.

Salam sukses.

Teknik Memasang Stop Loss

Stop Loss merupakan salah satu cara untuk meminimalisir resiko dan memaksimalkan profit di setiap posisi trading kita. Dengan menggunakan Stop Loss, kita dapat menghindari skenario dimana kita banyak mengakumulasikan profit, akan tetapi satu buah kesalahan / loss yang besar akan menyapu habis jumlah akumulasi total profit kita.

Salah satu teknik yang banyak digunakan oleh beberapa trader yang sukses adalah dengan memindahkan Stop Loss ke tingkat break event point / impas setelah harga bergerak sesuai dengan open posisi. Trailing stop merupakan cara berikutnya yang bisa dilakukan untuk mengunci profit yang sudah Anda dapatkan.

Berikut adalah 2 trading tips yang dapat digunakan dalam menentukan Stop Loss:

Two-Day Hi/Lo Method>>>Teknik ini banyak digunakan oleh para fund manager. Penerapan dari teknik ini adalah dengan menempatkan Stop Loss kira-kira 10 pips di atas 2-day-high ataupun 2-day-low pada dua hari sebelumnya. Teknik ini lebih cocok digunakan oleh para long term trader yang mempunyai jumlah capital yang besar.

Support & Resistance>>>Jika suatu harga menembus support / resistance level, maka support ini berubah menjadi resistance dan ini berlaku sebaliknya. Anda dapat menempatkan Stop Loss 20 pips dibawah support level, atau 20 pips di atas resistance level. Teknik ini biasa digunakan juga oleh para intraday trader.

Sekali lagi, Stop Loss merupakan salah satu cara untuk meminimalisir resiko dan memaksimalkan profit di setiap posisi trading kita. Dengan menggunakan Stop Loss, kita dapat menghindari skenario dimana kita banyak mengakumulasikan profit, akan tetapi satu buah kesalahan / loss yang besar akan menyapu habis jumlah akumulasi total profit kita.

Semoga bermanfaat!

Enjoy and simple Trading

Simple, dalam bahasa Indonesia biasa disebut sederhana atau “simpel”. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, artinya adalah “mudah dikerjakan atau dimengerti (tidak berbelit-belit)”.

Kali ini kita akan membicarakan pentingnya mencoba untuk tidak terlalu “ngejelimet” dengan sistem trading kita. Simpel saja, pengertian “sederhana (simple)” di sini bukan berarti melakukan transaksi tanpa berfikir panjang atau serampangan. Maksud simpel di sini adalah kita cukup menemukan style dan sistem trading yang “se-simpel mungkin, tapi tidak sepele”. Kalau kata Einstein: “Simple but not simpler”.

Sebenarnya ada banyak alasan mengapa kesederhanaan ini justru menjadi motto yang sangat populer di kalangan trader senior. Beberapa alasan yang paling penting adalah: semakin simpel sistem trading kita, artinya semakin mudah untuk kita mengerti. Makin mudah pula bagi kita mengendalikan emosi karena dalam trading, faktor emosi ikut menentukan. Kita akan lebih konsisten dalam pencapaian profit dan akan berdampak positif, kita akan semakin PD (Percaya diri). Faktanya, banyak sekali sistem trading yang sederhana namun bisa memberikan hasil yang memuaskan.

Hubungan Dengan Emosi

Kebanyakan trader pemula tidak menyadari bahwa trading itu sebenarnya membutuhkan pelajaran tentang penguasaan emosi, hukumnya mutlak. Bagaimana kita harus tetap berpikir jernih dan rasional di saat paling “kepepet” sekalipun. Para trader senior pun setuju bahwa kesuksesan trading seseorang terletak di 80% penguasaan emosi, sementara trading skill hanya memegang porsi 20%. Mayoritas kegagalan trader pemula bukan karena kurangnya pengetahuan mereka, namun karena gagal mengontrol emosi.

Ingatlah bahwa berfikir pun membutuhkan energi karena pada umumnya, pikiran manusia hanya bisa fokus pada sejumlah hal yang terbatas pada satu waktu. Semakin rumit sistem trading kita, semakin besar energi yang harus kita keluarkan untuk memikirkan langkah yang tepat.

Sayangnya, me-manage emosi pun membutuhkan energi. Jika energi kita terkuras untuk memikirkan sistem trading kita yang “ruwet” itu, maka dikhawatirkan tidak akan tersedia cukup energi untuk me-manage emosi kita.

Silakan saja jika ingin membuat sistem trading yang kompleks, tapi pastikan bahwa kita bisa memahaminya secara sederhana. Dengan demikian, kita masih memiliki energi yang cukup untuk mengatur emosi kita. Inilah yang dimaksud dengan “finding the simplicity on the other side of complexity”, di mana kita bisa menggunakan sistem trading yang hebat tapi tetap nyaman dan tenang bahkan di situasi yang paling genting sekalipun.

Konsistensi

Sistem trading yang simpel akan mempermudah kita untuk bisa melakukan trading dengan hasil yang konsisten. Bayangkan jika ada 5 indikator yang berbeda pada chart Anda dan masing-masing memiliki rule yang berbeda-beda pula, tentu akan sulit agar bisa terus konsisten dalam melakukan trading.

Hal ini karena biasanya kita akan seringkali merasa bimbang di saat mengambil keputusan, karena rule dari indikator-indikator tersebut seringkali sulit untuk diikuti secara selaras. Buatlah sistem trading dengan aturan yang sederhana, dapat diingat dengan cepat dan logika dasarnya bisa dimengerti secara mudah. Kuncinya? Hindari terlalu banyak indikator, gunakanlah indikator yang benar-benar dimengerti. Jika perlu, tulis prinsip dasar dari sistem trading kita dan jangan terlalu sering mengubahnya. Tak perlu lah “bergaya” dengan memajang indikator super canggih yang justru memusingkan mata, karena tujuan trading itu sendiri adalah mencari profit, bukan “mejeng” di majalah mode. :)

Percaya Diri

Kepercayaan diri adalah salah satu bagian dari kemampuan menguasai emosi, peluluh hati yang gamang. Jika kita kehilangan rasa percaya diri, kita akan mudah bimbang dalam mengambil keputusan karena takut salah mengartikan sinyal yang muncul. Rasa takut ini seringkali membuat para trader terburu-buru menutup posisi dan lari terbirit meninggalkan chart, meskipun profitnya baru sedikit dan belum mencapai target. Lebih parah lagi mereka tak berani melakukan cut loss saat kerugian sudah membengkak.

Karena mempengaruhi konsistensi kita dalam trading, sistem trading yang simpel jelas membantu kita meningkatkan rasa percaya diri. Pada gilirannya, kita akan lebih tenang setiap melakukan transaksi.

Ada tips sederhana di kala kita sedang ragu akan penilaian kita pada pasar: berhenti trading dan tutup semua posisi. Namun ingat bahwa keputusan ini bukan karena rasa takut semata, melainkan karena memang sistem kita tak memberikan petunjuk yang jelas tentang arah pasar.

Tentu saja sistem trading yang kita pilih harus sesuai dengan karakteristik/style trading kita. Nah, jika kita telah menemukan sistem trading yang sesuai dengan style kita, sebaiknya coba dulu beberapa waktu untuk menguji validitasnya agar kita terbiasa dengan sinyal yang muncul dari sistem tersebut.

Selamat mencoba!

Trading balas dendam

Trading balas dendam –-> Trading karena ingin membalas kerugian adalah suatu kondisi dimana kita tidak terima dengan kekalahan sehingga masuk dalam perasaan emosi berlebihan dan mengakibatkan trading dengan sangat agresif. Anda mengalami loss dan Anda tidak terima dengan hal tersebut, Anda emosi dan berperilaku mendendam terhadap market.

Trading Karena Dendam Berpotensi Menyakitkan

Emosi adalah musuh terbesar seorang trader. Perasaan emosi saat trading adalah hal terpenting yang harus dihindari bagi seorang trader apalagi sifat dendam terhadap market.

Ciri-ciri trading karena balas dendam adalah menggunakan dua atau tiga kali lipat margin untuk membalas kekalahan yang diderita sebelumnya. Biasanya seorang tarader akan beralasan seperti “Saya akan memperoleh kembali kekalahan yang tadi dan di tambah dengan sedikit profit, dengan cepat..!!”.

Masalahnya jika kita berpikir seperti itu sangat berpotensi mengambil keputusan dengan terburu-buru sehingga akibatnya malah salah mengambil keputusan dan kembali mengalami loss dan lalu pada akhirnya semakin emosi, kemudian melakukan double margin kembali secara berulang. Keadaan seperti ini akhirnya mengakibatkan trading loss tiada henti dan akibatnya margin call menghampiri. Gawat bukan?

Ada Jalan Lain

Walaupun ini jalan yang tidak terlalu keren, tetapi tetap akan lebih masuk akal jika kita dapat menerima kekalahan.
Terima kerugian yang kita alami, akui kesalahan yang kita lakukan, lalu belajarlah dari pengalaman. Walaupun nantinya akan membutuhkan waktu lebih lama dalam memperoleh kembali margin yang hilang dan profit, tetap akan lebih baik di bandingkan margin kita hilang seluruhnya. Pertimbangkanlah trading untuk jangka panjang Anda.

Semoga bermanfaat.. :)

Tips memulai Trading Forex

Banyak orang yang menyarankan bisnis di dunia trading forex harus dimulai dari sekarang karena forex itu gampang, sebaiknya anda jangan langsung percaya begitu saja karena yang mengatakan forex itu mudah adalah orang-orang yang sudah lama berkecimpung di dunia trading forex. mereka-mereka itu adalah orang-orang yang sudah benar-benar menguasai ilmu trading forex, mulai dari analisa teknikal, fundamental, psikolog tradingnya, money managementnya semuanya mereka sudah menguasai. hasil survey statistik menyatakan bahwa 90% trader pemula mengalami loss dan hanya 10% saja yang dapat memanfaatkan forex sebagai mata pencaharian sehari-hari (trading for living).





Tips Memulai Bisnis di dunia forex

Yang mudah adalah cara bermainnya, Namun susah untuk menang/profit. Anda harus berani korban waktu, pemikiran bahkan uang agar nantinya anda bisa benar menjadi expert. Anda harus menguji kemampuan anda dalam rentang waktu yang lama, 1-2 thn supaya benar-benar metode dan cara trading anda teruji dan terbukti.

Berikut ini ada beberapa kiat yang mungkin dapat membantu Anda dalam trading forex :

1. Demo Account : Demo account/virtual ini memberikan kesempatan bagi kita untuk trading secara nyata namun dengan menggunakan uang virtual. Sehingga dapat anda gunakan untuk menguji dulu kemampuan dan metode yang anda gunakan. Dan pastikan anda untuk mengujinya dalam rentang waktu yang lama 6 bulan s/d 1 tahun. Baru setelahnya jika anda berhasil profit anda tingkatkan dengan menjadi live account.

2. Belajar : Banyak sekali metode metode analisa yang digunakan dalam bermain forex. Umumnya adalah analisa teknikal dan fundamental. Maka pelajarilah kedua ilmu itu baik melalui buku, forum, seminar, e-book, atau ke orang-orang yang lebih berpengalaman di bidang tersebut.

3. Personal style trading: Setelah anda membaca artikel-artikel(web/forum/dsb) anda akan bingung dengan banyaknya ragam style trading. Hal ini adalah wajar karena style ini sangat bersifat subyektif, masing2 orang berbeda. Jadi ambil yg cocok dengan gaya anda(waktu, risk ratio, emosi) lalu uji style tersebut dan evaluasi. Sampai nantinya anda temukan gaya bermain forex yang merupakan style trading anda dan tentunya mendatangkan profit.

4. Komunitas: Cobalah untuk membentuk komunitas(teman-teman) sehingga anda bisa bertukar informasi forex dengan cepat. Hal ini akan mempercepat pembelajaran Anda.

5. Jangan seperti orang berjudi: Orang berjudi sering mengandalkan 'feeling' dan 'emosi', jika ini yang menjadi ciri atau style anda, lebih baik anda tidak trading forex. Anda akan kalah dan hanya menghambur hamburkan uang saja. Anda harus tahu, Anda tidak boleh emosi, Anda harus disiplin dan Anda harus rasional dan dapat berpikir jernih serta pengendalian diri.

Petunjuk Agar Selamat di Dunia Trading.

Forex adalah dunia tanpa aturan, tidak ada pemerintahan, tidak ada polisi, hakim, tidak ada keadilan, kalau Anda dirampok, dijahili, dihina, difitnah, bahkan dibunuh dan mati karena forex tidak ada yang menolong Anda, pokoknya semuanya semau-maunya sendiri.
Maka buatlah aturan sendiri apa saja aturan2 tsb:

1. Pasar akan memberi kamu uang kalau kamu disiplin
2. Segera banting setir, kalau tidak KECELAKAAN ! Kalau posisi kamu lagi salah segera banting setir saat itu juga. Kesempatan selalu ada setiap hari. Cintailah loss secepatnya ! The first Loss is the best Loss!
3. Jangan merubah-rubah sistem setiap hari ! Banyak sistem diluar sana, pilih satu yang paling sesuai dengan karakter Anda. Tapi Ingat tidak ada sistem yang profit terus !!! Kalau kamu sudah punya winning sistem dan hari ini sistem kamu lagi loss jangan diutak-atik lagi, yakinlah hari ini loss, besok pasti profit 3 kali lipat.
4. Pasar itu bergerak semau-maunya, dia tidak peduli dengan Anda, tidak peduli dengan orang lain. Tidak peduli Anda orang kaya atau orang miskin. Tidak peduli Anda orang jahat atau orang baik-baik. Jangan beranalisa terlalu dalam, jangan berpikir terlalu dalam, ikuti saja pasar mau kemana arahnya
5. Apapun keyakinan Anda, terlepas sebelumnya Anda rugi atau untung. Membiasakan diri berdoa sebelum trading merupakan sebuah kebijaksanaan. Menyerahkan apa yang akan terjadi senantiasa kepada- DIA. Memang terasa abstrak sekalipun bagi Anda yang berkeyakinan. Namun, percayalah berdoa akan mengalirkan perasaan lega dan mampu menjaga temperatur hati Anda lebih dingin.

Dan taatilah ke-empat aturan tersebut INSYAALAH Anda selamat .....!!!

Withdraw MasterForex via LR

Untuk Withdrawal Account atau menarik dana di master forex silahkan ikuti langkah-langkah seperti gambar di bawah ini.

Langkah 1
Silahkan login Cabinet anda di sini kemudian masukan login dan password anda seperti gambar di bawah ini.



Langkah 2
Silahkan klik 'menarik dana seperti gambar di bawah ini.


atau klik tulisan menarik dana seperti gambar di bawah ini


Langkah 3
Silahkan Isi Isian yang ada sperti gambar di bawah ini. kemudian klik menarik dana


Langkah 4
Setelah di klik menarik dana kemudian Anda akan di minta mengisi koe konfirmasi penarikan dana seperti gambar di bawah ini, Kode penarikan dana ini sama dengan Password whitdrawal yang pertama kali anda isikan atau anda daftarakan di saat anda register kabinet bak yang di isi sendiri atau yang lewat sms.


Setelah selesai maka anda akan mendapatkan pemberitahuan seperti gambar di bawah ini.